Ilustrasi (fabelio.com)

Tahukah kamu kalau warna air seni atau urine bisa mengetahui kondisi kesehatanmu. Biasanya, urine berubah warna berdasarkan seberapa terhidrasi atau terpenuhi cairan tubuhmu. Lantas, ada warna apa saja? Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut di antaranya!

1. Bening atau hampir sama dengan warna air mineral

Warna transparan berarti kamu lebih dari terhidrasi. Bisa jadi pertanda baik. Namun, jika terlalu sering buang air kecil itu berarti kamu minum kebanyakan.

2. Kuning pucat, namun masih transparan

Warna ini menandakan kamu terhidrasi dengan baik. Ini jadi pertanda kalau tubuhmu sehat.

3. Kuning biasa

Warna urine kuning masih tergolong kamu terhidrasi dengan baik. Kamu sehat kok!

4. Kuning tua

Warna ini menunjukkan bahwa kamu masih terhidrasi dan sehat. Namun, kamu berada di ambang kurang cairan. Untuk itu, perbanyak minum ya.

5. Kecokelatan atau seperti warna madu

Jika kamu menemui warna ini, berarti kamu dehidrasi. Perbanyak minum ya untuk mengatasinya.

6. Cokelat pekat

Warna cokelat bukanlah pertanda baik untuk kesehatanmu. Jika menemuinya, bisa jadi kamu mengalami sakit hati (liver) atau memang sangat dehidrasi. Kamu perlu minum lebih banyak. Jika gak berubah, segera pergi ke dokter ya.

7. Jingga atau warna jeruk

Warna jingga atau sering disebut orange menandakan kamu mengalami dehidrasi, masalah hati atau saluran empedu. Namun, gak jarang ini juga disebabkan oleh pewarna dalam makanan atau minumanmu.

Jika kamu menemuinya, coba ingat-ingat lagi apa yang kamu makan dan minum. Jika kamu gak mengingat ada yang memiliki pewarna makanan, segera periksa ke dokter ya.

8. Biru atau hijau
Warna biru atau hijau memang bisa disebabkan oleh pewarna makanan. Namun, ini juga bisa disebabkan oleh efek obat-obatan, infeksi bakteri atau penyakit genetik langka. Untuk mengetahui dengan detail, temui dokter ya.

9. Merah muda atau kemerahan

Coba ingat apakah kamu mengonsumsi buah blueberry, bit atau makanan dengan pewarna merah. Jika gak ada, ini bisa jadi tubuhmu mengalami infeksi, pendarahan, penyakit ginjal atau prostat. Karena itu, periksakanlah dirimu ke dokter.

10. Berwarna dengan buih atau berbusa

Ini bisa berarti ada masalah ginjal atau kamu terlalu banyak mengonsumsi protein. Jika terus terjadi, ada baiknya kamu temui dokter.

Jika muncul warna lain selain di atas, itu bisa karena pewarna makanan, obat kemoterapi atau konsumsi obat-obatan lain. Untuk itu, kamu bisa bertanya kepada dokter demi mendapatkan diagnosis terbaik. (wayar.id/pal)