Wayar.id – Selain skripsi, ada satu lagi tahapan yang gak kalah menantang sebelum lulus. Setiap mahasiswa wajib mengikuti program Kuliah Kerja Nyata atau KKN. Mungkin sekarang ada beberapa kampus yang gak mewajibkan KKN. Tapi percaya deh, KKN itu seru dan siap memberimu kenangan tak terlupakan!

Mahasiswa yang disebut sebagai agen perubahan, akan diterjunkan ke tengah masyarakat langsung untuk mengaplikasikan ilmunya. Sebagian besar KKN menyasar desa dan wilayah-wilayah terpencil. Meski beberapa ada yang dilaksanakan di tengah kota.

Nah, sebelum berangkat KKN, kamu wajib menguasai 5 hal di bawah ini biar semua program berjalan dengan lancar. Simak yuk!

1. Bangun pagi, biar gak malu sama ayam Pak Kades

Penyakit anak kos nih, mumpung jauh dari rumah bisa malas-malasan tanpa resiko dimarahin Ibu. Kalau di kos kamu bebas bangun jam berapa saja, jangan lakukan hal ini di lokasi KKN.

Apa kata tetangga sekitar kalau mahasiswa yang berpendidikan tinggi bangunnya siang? Malu dong sama ayam Pak Kades! Mending kamu bangun pagi, cuci muka, lalu jalan-jalan keliling kampung. Kamu bisa menghirup udara segar khas pedesaan sambil bercengkerama dengan warga sekitar.

2. Di rumah jarang kumpul tetangga, di tempat KKN lain cerita

Anak muda zaman now biasanya malas bersosialisasi dengan tetangga sekitar rumah. lebih asyik scrolling Instagram, nonton video di Youtube, atau nongkrong di kafe fancy. Ketiga hal ini gak bisa kamu lakukan seenaknya di lokasi KKN.

Pertama, beberapa lokasi KKN yang cukup pelosok mungkin membuatmu susah dapat sinyal. Kedua, gak akan ada kafe fancy di sana. Jadi lebih baik manfaatkan waktumu untuk bersosialisasi dengan warga sekitar.

Kumpul bareng pemuda-pemudi yang sepantaran denganmu. Mengenal lebih dekat keterampilan warga yang susah kamu temui di kota. Siapa tahu ada kembang desa yang bisa kamu gebet kan?

3. Rebut hati anak-anak kecil di sana, mereka akan membantumu sukseskan program

Skill yang satu ini wajib banget kamu kuasai! Bagi kamu yang malas sama anak kecil, buang jauh-jauh perasaan ini. Jangan salah, justru anak-anak kecil inilah yang jadi jurus ampuh untuk sukseskan program KKN.

Kamu bisa membuka bimbel dadakan di posko untuk mengundang minat para anak-anak. Sediakan sedikit camilan dan mainan. Bimbing mereka belajar, lalu ajak bermain setelahnya. Dalam sekejap, kamu akan menjelma jadi Kakak-kakak Mahasiswa idaman mereka.

Kalau hati anak-anaknya sudah berhasil direbut, para orang tua pasti makin welcome padamu. Tinggal lakukan pendekatan dan ceritakan program kerja yang sudah kamu rancang. Dijamin eksekusinya lancar jaya!

4. Siap berbagi ruang pribadi, posko KKN bukan kamar kos milik sendiri

Selama menjalani KKN nanti, kamu akan tinggal di rumah warga bersama teman-teman satu regu. Jadi jangan mengharapkan kamar pribadi yang bisa membuatmu bebas seperti di kos. Kamu harus siap berbagi ruang pribadimu dengan teman yang lain.

Gak cuma soal kamar, kamu juga harus siap berbagi waktu, tenaga, dan lain-lain. Mungkin kamu jadi kekurangan waktu sendiri. Tapi setiap interaksi dengan warga atau teman seregu akan meninggalkan kesan mendalam.

Menjelang berakhirnya KKN akan lebih berasa sedihnya. Sedih harus berpisah dari warga sekitar yang hangat dan ramah. Sedih harus berpisah dari teman-teman seregu, yang sudah tinggal bersama serumah selama beberapa minggu. Hiks…

5. Bisa menjelaskan ilmu yang kamu dapat di kampus kepada warga sekitar

Gak kalah penting, kamu harus bisa menjelaskan ilmu yang didapat di perkuliahan pada warga sekitar. Pasti mereka refleks bertanya, “Kuliah jurusan apa Mas/Mbak?” Lalu diikuti dengan pertanyaan, “Itu kuliahnya ngapain aja?”

Menjadi tantangan bagimu untuk bisa menjelaskan dengan bahasa yang simpel dan mudah dipahami. Lebih baik lagi jika kamu bisa menunjukkan aplikasinya secara nyata pada kehidupan sehari-hari. (wayar.id/Pal)