Komunitas Peduli Anak Panti (KOPAP) yang diketuai oleh Desi Wulandari yang juga mahasiswa Universitas Sumatera Utara, menjalankan program berbagi kepada sesama. (IST)

MEDAN – Kebijakan psychal distancing selama pandemi Corona, sedikit banyaknya berimbas pada perekonomian masyarakat. Apalagi, bagi masyarakat yang hanya bergantung pada pendapatan harian.

Berempati pada keadaan yang sedang dihadapi masyarakat, Komunitas Peduli Anak Panti (KOPAP) yang diketuai oleh Desi Wulandari yang juga mahasiswa Universitas Sumatera Utara, menjalankan program berbagi kepada sesama.

Setelah beberapa waktu yang lalu KOPAP berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 18.000.000 untuk 6 anak yatim piatu yang ada di balik papan, kini pengurus KOPAP memberikan bantuan sembako kepada sopir taksi, sopir angkot, becak, dan juga para sopir ojek online. Paket bantuan berisikan beras,minyak makan, gula, teh, dan mi instan, diberikan sebagai kebutuhan pokok sementara.

Ketua KOPAP Desi Wulandari mengatakan, kegiatan berbagi sembako ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang diakibatkan kesulitan yang dirasakan masyarakat disebabkan oleh pandemi Covid-19 ini.

“Kita sama-sama tahu, masa sekarang ini adalah masa sulit. Apalagi bagi mereka yang mencari nafkah di jalanan. Pendapatan mereka jadi berkurang. Sehingga, kita terketuk untuk memberikan sedikit bantuan untuk meringankan mereka,” ujar Desi usai menyalurkan paket sembako, Minggu (12/4/2010).

Desi juga mengungkapkan, semoga dengan adanya bantuan dari KOPAP, masyarakat bisa terbantu. “Bantuan ini tidaklah seberapa nilainya. Tapi kami berupaya untuk ingat kepada sesama, di masa-masa sulit sekarang ini. Semoga mereka terbantu,” ucapnya.

Desi juga mengajak pihak yang lain untuk sama-sama bergerak, menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu, Wakil Ketua KOPAP Danu Lesmana mengatakan bahwa banyak warga yang bersorak ramai menyampaikan keluh kesahnya untuk Presiden Jokowi bahwa mereka butuh makan.

“Mereka bersorak mereka butuh makan, tidak butuh Corona. Begitulah sorak yang mereka suarakan kepada kami,” ujar Danu.

Kegiatan berbagi kebaikan kepada sesama ini berlangsung di seputaran Kota Medan, seperti Jalan S Larman sampai ke Medan Mall.

Dikatakan Danu, selain berbagi kebaikan, pihaknya juga berbagi kebahagiaan dengan saling memberikan semangat pada sesama. “KOPAP juga berpesan kepada masyarakat agar selalu waspada dengan virus Covid-19 ini dengan menjaga selalu kebersihan dengan rajin mencuci tangan dan selalu menggunakan masker dimana pun berada,” ungkap Danu.

Ia juga berharap, semoga bencana yang dihadapi ini segera berlalu.

“Kami harap masyarakat juga selalu waspada dan berhati-hati menjelang Ramadan ini. Khusus bagi pengguna jalan, upayakan tetap di rumah jika tidak berkepentingan karena kita juga harus mendukung pemerintah untuk memutus rantai virus Corona ini.
Kami berharap Bulan Ramadan tahun ini bisa memberikan keberkahan dan masalah virus Covid-19 yang melanda negara kita ini cepat teratasi,” pungkasnya.

Kepada selururuh masyarakat Sumatera Utara, khusunya Medan kita mengajak ikut berpartisipasi untuk membantu teman-teman yang saat ini membutuhkan uluran tangan kita. (Wakil Ketua KOPAP : 0812-1663-3335), Instagram : @komunitas_peduli_anak_panti.(wayar.id/pal)